Puisi Tomino
Puja Kusuma : Puisi Tomino.
"Kakak Yang Memuntahkan Darah, Adik Yang Meludahkan Api...
Tomino Yang Lucu, Meludahkan... Permata Yang Berharga
Tomino Meninggal Sendirian Dan Terjatuh Ke Dalam Neraka
Neraka Kegelapan, Tanpa Hiasan Bunga...
Apakah Itu Kaka Tomino Memegang Cambuk...?
Jumlah Bekas Luka Berwarna Merah Sangatlah Menghawatirkan...
Di Cambuk Dan Di Pukul Sangatlah Menebarkan
Jalan Menuju Neraka Yang Kekal Hanyalah 1 Cara.
Mohon Bimbingan Ke Dalam Neraka Kegelapan.
Dari Domba Emas, Dan Dari Burung BULBUL...
Berapa Banyak Yang Tersisa Dari Bungkusana Kulit.
Di Siapkan Untuk Perjalanan Tak Berujung Menuju Neraka.
Musim Akan Segera Datang Ke Dalam Hutan Serta Lembah.
Tujuh Tingkat Di Dalam Gelapnya Lembah Neraka.
Dalam Kandang Burung BULBUL, Dalam Gerobak Domba.
Di Mana Tomino Yang Lucu Meneteskan Air Mata.
Tangisan Burung BULBUL Di Balik Hujan Dan Badai
Menyuarakan CintaMu Untuk Adik TersayangMu
Gema TangisanMu Melolong Melalui Neraka.
Serta Darah Memekarkan Bunga Darah/Merah.
Melalui 7 Gunung Dan Lembah Neraka.
Tomino Yang Lucu Berjalan Sendirian Untuk MenjemputMu Ke Neraka. Duri Duri Berkilauan Dari Atas Gunung
Menancapkan Duri Ke Dalam Daging Yang Sangat Segar Sebagai Tanda Untuk Tomino Yang Lucu."
PUISI TOMINO.
Repost From https://loop.co.id/articles/jangan-ngaku-pemberani-kalo-masih-takut-baca-puisi-misterius-asal-jepang-tomino-no-jigoku/full
Komentar
Posting Komentar